• Latest News

    Ketika Ambisi Tidak Berbanding Lurus Dengan Prestasi

    KETIKA AMBISI TIDAK BERBANDING LURUS DENGAN PRESTASI

    Yang terjadi adalah bagaimana dengan mudahnya meng "gadai" kan ahklak mulia sebagai umat beriman menebar fitnah tanpa menghiraukan logika.
    Dokrinpun mengalir sebagai pertarungan hitam putih, Sami'na waatha'na adalah sabda yang harus dipenuhi.














    Logikapun tidak berfungsi lagi, walaupun fintah itu seringkali tidak konsisten, suatu saat menuntut agar yang difitnah memperlihatkan ibadahnya, namun ketika melihat yang difitnah beribadah dihujat. dihina, dianggap banyak salah. Sebagai orang beriman pasti tahu bahwa manusia tidak punya hak untuk menilai ibadah seseorang, karena itu sudah menjadi hak Tuhan YME. Suatu saat dituduh sebagai antek kapitalis dilai waktu sebagai antek komunis. OMG
    Seorang berpikiran sehat tentu merasa bingung bagaimana mungkin seorang antek kapitalis bisa menjadi antek komunis diwaktu yang sama..?
    Tapi begitulah fitnah tidak perlu sejalan dengan logika, fitnah ditujukan untuk orang orang yang tidak berpikir, malas tabbayun serta mengganggu mereka yang percaya Tuhan bahwa itu dosa besar melebihi dosa membunuh. Rongrongan itu selalu ada siapapun pemimpinnya, hingga kepentingan diakomodir.
    Semoga yang membabi buta mendukungnya diberi kesadaran jika apa yang dilakukannya sudah keluar dari nilai nila agama apapun juga, dan sejatinya hanya dijadikan alat bagi kepentingan pemilik dokrin.
    Semoga kita dijauhkan dari rasa sombong takabur yang menganggap diri merasa paling baik dan benar sehingga merasa wakil Tuhan yang berhak menilai ibadah umatNya yang bisa menentukan siapa yang layak masuk surga atau neraka..? Nauzubillahimindjalik

    Penulis
    Lady Di

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Anda telah membaca Ketika Ambisi Tidak Berbanding Lurus Dengan Prestasi Rating: 5 Ulasan oleh doddy goentoro
    Scroll to Top