• Latest News

    Review Film No Mercy (2010)

    Karena kebosanan melihat film produksi sekarang akhirnya saya mencari berbagai resensi film yang memiliki twist yang berbeda, hingga ada celotehan kecil dari sebuah resensi film bertwist ajaib akhirnya menemukan film produksi lama ini. Film yang mulai beredar tahun 2010 ini di bintangi oleh Seol Kyeong-gu sebagai prefesor Kang yang memiliki kemampuan forensic pathologist yang diakui di kepolisian. dimainkan dengan sangat bagus dengan sangat emosional mampu menyumbang emosi kemarahan kesedihan dan penyesalan kepada penonton hingga di ujung cerita. Pemeran lain yaitu Han Hye-jin seorang detektif junior yang memiliki nalar yang lebih berfungsi ketimbang para seniornya, dia juga mantan murid dari Prof Kang. sebagai tokoh antagonis yang sangat dingin Lee Sung-ho diperankan oleh Ryoo Seung-beom, sebagai terduga pembunuh dan inti dari semua permasalahan dari kisah film ini.














    Awalnya film ini penulis mengira hanya kisah kisah pembunuhan biasa, tentang bagaimana mencari fakta fakta siapa sebenarnya pembunuhnya. Tapi kisah dalam film ini sangat luar biasa berbeda dari biasanya, alur lambat yang biasanya membosankan kini malah sangat menyedot perhatian karena kunci kunci inti cerita mulai ditebarkan dari awal film. Yup kekuatan film ini memang terletak pada ceritanya yang memang membuat twist halus disetiap sudut cerita.
    Kisah pembunuhan wanita panggilan yang dimutilasi hingga 6 bagian ternyata memiliki alasan diluar dari perkiraan diawal cerita. Mungkin anda pernah menonton film The Bone Collector 1999 yang pembunuhnya menitipkan pesan pada korban hasil pembunuhannya, hanya saja dalam film ini menitipkan pesan tentang motif pembunuhan yang diluar dugaan.
    Kisah balas dendam yang dikemas dengan cerita yang matang berkaitan satu sama lain bukan tentang siapa pembunuhnya tapi tentang apa motifnya. Balas dendam yang sangat menyakitkan membuat saya menonton tercenung hingga akhir lagu penutup. Rasa sakit yang lebih sakit di hati ternyata lebih menyakitkan dalam ingatan dan itu yang menyebar di seluruh tubuh pembunuh hingga tak ada lagi sisi kemanusian dalam dirinya, sang pembunuhpun mampu berbagi rasa sakit itu kepada pemeran utama Prof. Kang dengan hentakan yang sangat kuat, terutama ketika mengetahui alasan sesungguhnya mayat tersebut dimutilasi jadi 6 bagian, sangat membuat shock.
    Foto Yang Menjadi Kunci Motif Pembunuh











    Pesan yang penulis dapatkan dari kisah ini "kejujuran memang menyakitkan tapi dusta kebohongan hanya akan menunda rasa sakit itu sendiri"
    Untuk film ini penulis tak ragu memberikan point 8 dari 10. dan tak pula ragu langsung menulis review filmnya. Sangat berkesan
    Aaah kenapa film Korea sekarang lebih berkembang dibanding film Indonesa yang filmnya selalu berkutat tentang balas dendam biasa, film Korea sudah berinprovisasi dengan berbagai cerita tengok saja Old Boy (2013) atau Memoir Of  A Murderer (2017) yang punya nuansa kisah  yang berbeda. Semoga para sineas Indonesia lebih banyak mengembangkan lagi kisah kisah dalam film hasil karyanya, tidak melulu.






    Penulis

    The G
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Anda telah membaca Review Film No Mercy (2010) Rating: 5 Ulasan oleh doddy goentoro
    Scroll to Top